Bocah Ethiopia Berwajah Ngeri Karena Membesarnya Pembuluh Darah

Vera Farah Bararah : detikHealth detikcom – Addis
Ababa, Ethiopia, Sekilas saat
melihat wajah
Samirawit, orang
akan merasa
ngeri. Ada
benjolan besar di mulut sebelah
kiri, tapi itu
bukan tumor atau kanker. Bocah 4 tahun asal Ethiopia ini
dilahirkan dengan kondisi venous
malformation yakni membesarnya
pembuluh darah. Kondisi venous malformation yang dialami
Samirawit Hallemariam sangat serius yang
jika tidak diobati bisa mematikan. Kondisi
venous malformation yang dialami Sami
juga langka, karena biasanya venous
malformation terjadi di kaki seperti varises. Tapi Sami mengalami pembesaran pembuluh
darah di wajah yang terus berkembang.
Untunglah dengan operasi yang super hati-
hati, kini wajah seram Sami bisa hilang
setelah ia melakukan operasi di AS. Sami tinggal di sebuah desa yang memiliki
perawatan medis sangat terbatas atau
bahkan bisa dibilang tidak tersedia. Namun
ia beruntung karena ditemukan secara tidak
sengaja oleh Michelle Sorscher di sebuah
klinik di Israel saat Sami sedang berobat disana. Michelle Sorscher adalah manajer perawat
untuk Dr Alejandro Berenstein dari Vascular
Birthmarks Institute of New York yang
waktu itu tengah berada di Tel Aviv untuk
membantu anak-anak lainnya. “Ketika Michelle datang ia hanya berkata
bahwa saya harus melihat anak ini. Ketika
kami melihat anak ini, kita segera tahu apa
yang terjadi dengannya,” ujar Berenstein,
kepala radiologi di St. Luke’s-Roosevelt
Hospital Center, seperti dikutip dari Foxnews, Kamis (8/9/2011). Berenstein menuturkan orang biasanya
berpikir venous malformation seperti
varises yang ada di kaki, tapi kumpulan
pembuluh darah ini terdapat di wajah yang
tidak bisa mengosongkan darah sehingga ia
tetap berkembang. Butuh pekerjaan yang
besar untuk mengatasi
kondisi Sami, hingga
akhirnya ia dibawa ke
Amerika Serikat pada
bulan Juni untuk melakukan pengobatan agar bisa
menyelamatkan nyawanya. Kondisi ini
membuat Sami harus meninggalkan
keluarganya di Ethiopia. Selama di AS, Sami memiliki ibu angkat yang
bernama Beverly Brandwine. Selama 2
bulan menjalani perawatan untuk
mempersiapkan operasi, Sami dan
Brandwine tidak pernah terpisahkan. “Venous malformation sangat berbeda
dengan lesi lainnya karena kondisi ini
dipenuhi oleh pembuluh darah besar. Jika
dilakukan dengan tidak tepat bisa berakibat
fatal karena kehilangan banyak darah
dalam waktu singkat,” ujar Dr Milton Waner yang bekerja sama dengan Berenstein. Dalam operasi ini, Berenstein menyuntikkan
sclerosants di daerah yang mengalami
venous malformation tersebut sehingga
terjadi pembekuan pada pembuluh darah
besar. Ketika darah sudah membeku, maka
Dr Waner mulai menghilangkannya. Pengobatan dengan sclerotheraphy ini
melibatkan suntikkan langsung ke
pembuluh darah. Pada kasus Sami ini ia
menjalani 3 sesi suntikkan untuk
memastikan hanya sedikit sekali darah yang
hilang selama prosedur tersebut. Operasi dilakukan pada 31 Agustus 2011
dan berlangsung kurang lebih sekitar 3 jam
untuk menghilangkan massa (benjolan)
tersebut karena ukurannya yang tipis. Tapi
semua yang terlibat dalam operasi ini
merasa sangat senang dengan hasilnya. “Sami bisa melewati operasi ini dengan baik,
dan saya pikir ia akan segera bangkit
kembali. Dia mungkin memiliki penyakit sisa di bawah kulitnya, tapi itu tidak akan
menjadi masalah besar dan ia akan terlihat
baik-baik saja,” ujar Dr Waner. Untuk beberapa bulan ke depan, Sami akan
diawasi dengan ketat untuk melihat apakah
ia membutuhkan tambahan prosedur agar
membuat wajahnya terlihat simetri. Setelah
itu ia akan kembali ke Ethiopia dan pergi ke
sekolah dengan ceria sama seperti anak- anak lainnya.
Twitter Button from twitbuttons.com
Twitter Buttons

Iklan

Tag:

About adhinov

Trying start the day with kindness..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: